Dandim 1501/Ternate Bacakan Amanat Panglima TNI Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila - SUARA INDO SATU

Kamis, 01 Juni 2023

Dandim 1501/Ternate Bacakan Amanat Panglima TNI Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

 

Dandim 1501/Ternate Saat membacakan amanat Panglima TNI pada Upacara Hari Lahir Pancasila.

Kodim 1501/Ternate, Ternate - Dandim 1501/Ternate Kolonel Inf Jamet Nijo, S.Sos memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada  1 Juni 2023. Pada Upacara tersebut diikuti oleh seluruh anggota militer dan PNS Jajaran Kodim 1501/Ternate bertempat di lapangan Apel Makodim 1501/Ternate, Jalan Pahlawan Revolusi No.1, Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara. Kamis, (01/06/2023). 

Bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut Dandim 1501/Ternate Kolonel Inf Jamet Nijo, S.Sos., selaku komandan upacara Kapten Inf Adi Prabowo, Turut Hadir dalam Upacara Bendera Kasdim 1501/Ternate Letkol Inf Robi Manuel, S.Sos., Para perwira staf Kodim 1501/Ternate, Danramil Jajaran dan diikuti oleh anggota militer serta Pns Kodim 1501/Ternate dilaksanakan dengan Tertib dan Hikmat. 

Dandim 1501/Ternate pada upacara tersebut membacakan amanat Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Pada amanat tersebut Panglima TNI mengatakan bahwa, Pancasila merupakan dasar negara serta landasan ideologi bagi Bangsa Indonesia. Setiap nilai luhur yang terkandung di dalamnya telah menjadi dasar hidup bernegara sejak konsep Pancasila diperkenalkan oleh Soekarno pada 1 Juni 1945. Setelah melalui proses diskusi yang mendalam, para founding fathers selanjutnya menyetujui Pancasila sebagai dasar negara yang sah serta dicantumkan dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. 

Peringatan hari lahir Pancasila merupakan momen untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat. 

Sebagai prajurit TNI, kita harus meyakini bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan. Berkat Pancasila yang memiliki nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di Nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika. Tema peringatan hari lahir Pancasila kali ini juga sangat relevan dengan tantangan dan situasi yang sedang dihadapi oleh segenap Bangsa Indonesia yakni "gotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global." Tema ini merupakan pengingat bagi kita semua betapa pentingnya semangat gotong royong untuk memajukan bangsa. Sejarah telah mencatat dan membuktikan bahwa seluruh permasalahan yang dihadapi oleh bangsa dapat kita hadapi dan selesaikan jika segenap komponen bangsa saling bergotong-royong dan bersatu padu. 

Saat ini, banyak sekali upaya sistematis dan terus-menerus yang dilaksanakan oleh para oknum untuk menggerus nilai-nilai Pancasila. Fenomena intoleransi dan polarisasi di tengah masyarakat terus mengemuka. Selain itu perbedaan suku, agama, ras, dan golongan juga terus diangkat guna memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini saya ingin berpesan kepada para prajurit sekalian untuk selalu menjaga dan melestarikan nilai nilai Pancasila. 

Berikut beberapa penekanan yang harus dipedomani dan laksanakan : 

Pertama, TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pegang teguh sumpah dan janji kalian untuk selalu setia kepada NKRI. Jangan terpengaruh dengan upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih saat ini tahapan Pemilihan Umum serentak telah dimulai, untuk itu saya perintahkan kalian semua untuk tetap menjaga netralitas TNI! 

Kedua, jadilah perekat dan pemersatu bangsa dengan upaya nyata di lapangan. Tonjolkan persamaan dan kesampingkan perbedaan dalam kehidupan kita sehari-hari baik dalam kedinasan maupun ketika kita berbaur dengan masyarakat. 

Ketiga, jaga terus sinergitas TNI dengan Polri, Kementerian, serta Lembaga lainnya. Sadari bahwa kita adalah bagian dari sistem yang saling membutuhkan, sehingga diperlukan semangat untuk bekerjasama, bersinergi dan bergotong-royong dalam upaya memajukan bangsa. 

Mengakhiri amanatnya Panglima TNI mengajak seluruh prajurit TNI dan PNS yang bertugas diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai insan yang beriman, senantiasa memohon petunjuk dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wata’ala, agar diberikan kekuatan dalam meneruskan langkah serta pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai bersama.












Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments