Inovasi Kodim 1501/Ternate Rubah Lahan Tidur Menjadi Produktif Guna Bantu Anak Asuh Stunting - SUARA INDO SATU

Minggu, 05 Maret 2023

Inovasi Kodim 1501/Ternate Rubah Lahan Tidur Menjadi Produktif Guna Bantu Anak Asuh Stunting

 

Serma Antonius Gamgenora Anggota Koramil 1501-04/Sahu Kodim 1501/Ternate Babinsa Desa Akelamo saat berikan bantuan kepada anak asuh stunting.



Kodim 1501/TernateHalbar Stunting adalah masalah gizi Kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibanding anak anak seusianya. Tingkat stunting sebagai dampak kurang gizi pada balita di Indonesia melampaui batas yang ditetapkan WHO. Stunting umumnya terjadi akibat balita kekurangan asupan penting seperti protein hewani dan nabati dan juga zat besi. Berdasarkan survey status gizi Indonesia  ( SSGI ) Kementrian kesehatan, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6% pada tahun 2022, NTT menempati posisi teratas mencapai angka Balita Stunting 35,3% sedangkan data stunting Provinsi Maluku Utara yaitu 26,1%.  Senin, (06/03/2023).

BKKBN Menobatkan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Duta Bapak Asuh anak stunting pada acara Hari Keluarga Nasional tahun 2022 di Kabupaten Sleman DIY, pada hari Rabu tanggal 29 Juni 2022. Selanjutnya secara berjenjang kejajaran satuan bawah untuk melaksanakan kegiatan membantu dinas kesehatan maupun Puskesmas dalam rangka pendataan dan upaya membantu dan mengatasi stunting diwilayah kerja masing masing.

Kodim 1501/Ternate dalam upayanya membantu Pemerintah Daerah diantaranya dengan Gerakan Babinsa Masuk Dapur Peduli Stunting, Dimana Dandim berikut jajarannya termasuk Danramil dan Babinsa menjadi Bapak Asuh Stunting. 

Serma Antonius Gamgenora Anggota Koramil 1501-04/Sahu Kodim 1501/Ternate Babinsa Desa Akelamo sesuai perintah Danramil 1501-04/Sahu melaksanakan kegiatan upaya penanganan anak anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Akelamo Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat. 

Program Puskesmas Akelamo diantaranya melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap anak anak stunting dan juga pemberian Biskuit, Babinsa turut juga melaksanakan pendampingan dalam program tersebut. Selain itu Babinsa Desa Akelamo Serma Antonius Gamgenora berinisiatif menyerahkan sembako terhadap anak asuh stuntingnya atas nama Ina Matulessy di Desa Akelamo yang didampingi oleh Muspika Sahu Timur dan jajaran Puskesmas Akelamo.Pemberian bantuan oleh Babinsa kepada anak asuh stunting mendapat respon yang baik dari orang tua, mereka merasa terharu atas kepedulian Babinsa. Danramil 1501-04/Sahu kemudian melaporkan kegiatan Babinsa masuk dapur untuk memberikan bantuan sembako ini kepada Dandim 1501/Ternate. 

Atas dasar hal inilah Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Jamet Nijo, S. Sos., memiliki inovasi dan gagasan agar jajaran Koramil dapat memanfaatkan lahan tidur untuk dikelola dan ditanami Holtikultura agar hasil penennya bisa dijual, setelah itu dibelikan sembako untuk dibagi terhadap anak-anak stunting di wilayah binaannya, Memang sembako tidak menuntaskan permasalahan stunting, namun cukup membantu untuk meringankan beban biaya kebutuhan hidup dari orang tua yang memiliki anak penderita stunting. 

"Kepada Danramil jajaran telah diinstruksikan untuk mengolah lahan tidur baik menggunakan aset kita sendiri maupun bekerjasama dengan pihak terkait untuk menjadikannya lahan produktif, Hal ini dimaksudkan untuk memberdayakan potensi wilayah yang ada guna kesinambungan pelaksanaan Bapak Asuh Stunting yang mengharuskan kita untuk selalu aktif melakukan pendampingan dan bantuan dalam memenuhi asupan gizi terhadap anak anak asuh stunting yang berada di wilayah Kodim 1501/Ternate," Jelas Dandim 1501/Ternate. 

Koramil 1501-04/Sahu sendiri telah melakukan upayanya dimana setiap anggotanya mulai dari Danramil sampai dengan Babinsa memiliki Anak Asuh Stunting. Menjadi Bapak Asuh Stunting sendiri tentunya memiliki tanggung jawab dalam pendampingan dan pemberian bantuan guna memenuhi asupan gizi dari anak asuh stunting itu sendiri. 

Dalam segi pembiayaan bantuan, Sesuai dengan perintah Dandim 1501/Ternate, Danramil 1501-04/Sahu bersama anggotanya melakukan secara mandiri dengan cara memanfaatkan lahan tidur untuk digunakan sebagai lahan produktif dengan cara menanami berbagai tanaman holtikultura seperti Kacang Tanah, Kangkung, Bayam Merah dan Semangka. Dari hasil lahan produktif itulah nantinya akan dijual kemudian hasilnya akan dipergunakan untuk pembiayaan bantuan kepada anak asuh stunting di wilayah teritori Koramil 1501-04/Sahu. 

"Koramil 1501-04/Sahu telah mengolah lahan seluas kurang lebih 30 x 4 meter dengan jenis tanaman diantaranya Kacang Tanah, Kangkung, Bayam Merah dan Semangka yang mana saat ini sudah berusia 1 Bulan. Setelah panen nanti akan di jual dan hasilnya sendiri digunakan untuk pembiayaan dalam memberikan bantuan guna meningkatkan gizi dari anak anak asuh stunting kita," Jelas Letnan Yus Budi Harto. 

Apa yang telah menjadi upaya dari satuan mendapatkan dukungan penuh dari semua anggota. Seperti yang telah dilakukan oleh anggota Koramil 1501-04/Sahu yang secara gotong royong mengolah lahan, menanam serta merawat tanaman agar hasil dapat maksimal yang nantinya sebagai bapak asuh stunting dapat memberikan bantuan kepada anak anak asuh stunting mereka. Dan kegiatan yang sama juga telah dilakukan oleh jajaran Koramil lainnya sesuai arahan Komandan Kodim 1501/Ternate, guna membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan stunting baik di wilayah Kabupaten Halmahera Barat maupun Kota Ternate.

Dengan memanfaatkan lahan tidur untuk dikelola dan ditanami Holtikultura agar hasil penennya bisa dijual, setelah itu dibelikan sembako untuk dibagi terhadap anak anak stunting.

Proses Pengolahan Lahan Secara gotong royong oleh anggota Koramil 1501-04/Sahu,

Penyiapan bibit tanaman yanga akan ditanam pada lahan Koramil.

Pemantauan pertumbuhan tanaman oleh anggota Koramil.

Kondisi Tanaman Siap Panen.



Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments