Bahaya DBD Mengintai, Danramil Dan Babinsa Kodim 1501/Ternate Ajak Warga Lakukan 3 M - SUARA INDO SATU

Senin, 20 Maret 2023

Bahaya DBD Mengintai, Danramil Dan Babinsa Kodim 1501/Ternate Ajak Warga Lakukan 3 M

 

Lettu Inf Yus Budi Harto Danramil 1501-04/Sahu saat melaksanakan pemusnahan barang barabg bekas bersama Nakes dan Warga.

Kodim 1501/Ternate, Halbar - Penyakit demam berdarah (DBD) sering kali meningkat setiap musim hujan tiba. Demam berdarah sendiri merupakan infeksi virus yang disebabkan oleh nyamuk spesies Aedes, yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Peningkatan kasus DBD di musim hujan karena banyaknya genangan air di lingkungan sehingga menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Di wilayah Kecamatan Sahu, Danramil 1501-04/Sahu Kodim 1501/Ternate Lettu Inf Yus Budi Harto bersama anggotanya berpartisipasi secara aktif dalam pencegahan penyakit DBD dengan menjalin kerjasama bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Halbar dalam hal ini melalui Puskesmas Balisoan. Senin,(20/03/2023).

Adapun upaya Koramil 1501-04/Sahu Kodim 1501/Ternate dalam melakukan pencegahan penyakit DBD diantaranya dengan melakukan karya bhakti pembersihan lingkungan, memberikan edukasi kepada masyarakat, mengajak serta masyarakat dalam gerakan 3M yaitu menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang dapat menampung air dan menjadi media berkembangbiaknya jentik nyamuk. Selain itu Koramil 1501-04/Sahu bersama Petugas Puskesmas melakukan survey jentik nyamuk dan membagikan bubuk Abate kepada warga. 

Kepala Puskesmas Balisoan dr. Vony mengatakan,"Setidaknya ada 3 Desa yang berada dalam wilayah Puskesmas Balisoan yang mengalami peningkatan kasus DBD. Hal ini harus segera ditangani dengan mengambil langkah pencegahan diantaranya dengan menggandeng Koramil 1501-04/Sahu," Kata Kepala Puskesmas. 

Danramil 1501-04/Sahu Lettu Inf Yus Budi Harto, A.Md.Kep dalam kegiatan tersebut mengutarakan bahwa Koramil 1501-04/Sahu selalu siap bekerjasama dan membantu terlebih lagi berkaitan dengan kepentingan dan permasalahan masyarakat utamanya di Kecamatan Sahu ini. Danramil juga mengajak peran aktif semua pihak terutama warga untuk lebih peduli lagi dengan kebersihan lingkungan dan menjaga pola hidup sehat, menurutnya DBD disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak dengan cepat terutama dimusim penghujan seperti saat ini, air yang tertampung dan tergenang akan menjadi media perkembangbiakan jentik nyamuk. 

Para Babinsa di Koramil 1501-04/Sahu telah diperintahkan untuk mendorong dan mengajak warga di wilayah binaannya masing masing lebih giat untuk melakukan Karya Bhakti dengan sasaran pembersihan lingkungan seperti menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan juga mengubur barang bekas yang dapat menampung air dan menjadi media perkembangbiakan jentik nyamuk. 

"Harapan kedepan agar Pemerintah Desa bersama warga untuk lebih aktif dan peduli untuk menjaga kebersihan di lingkungannya, dan tentunya Babinsa akan selalu ada untuk membantu," Pungkas Danramil Sahu.

Demam berdarah adalah infeksi virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Jenis nyamuk yang menyebabkan DBD adalah Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Umumnya, nyamuk menggigit di pagi dan juga sore hari, yang umumnya menyerang anak anak berusia kurang dari 15 tahun, tetapi juga bisa terjadi pada orang dewasa. Ketika nyamuk ini menggigit seseorang, maka ia dapat terinfeksi virus dengue sehingga mengalami menderita penyakit DBD. Kemudian, virus dengue masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk tersebut.



Pengecekan Penampungan Air milik Warga dan Penaburan Bubuk Abate oleh Babinsa bersama Nakes.


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments