Persit Kodim 1501/Ternate, Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Penanganan Stunting - SUARA INDO SATU

Jumat, 23 Desember 2022

Persit Kodim 1501/Ternate, Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Penanganan Stunting

Persit Kartika Candra Kirana Ranting 05-04 Koramil 1501-04/Sahu Cabang XXIV Kodim 1501/Ternate melaksanakan sosialisasi stunting 

Kodim 1501/Ternate, Halbar - Guna membantu program dari pemerintah tentang pencegahan dan penanganan stunting, Persit Kartika Candra Kirana Ranting 05-04 Koramil 1501-04/Sahu Cabang XXIV Kodim 1501/Ternate melaksanakan sosialisasi stunting bertempat di Puskesmas Desa Akelamo, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat. Jumat, (23/12/2022).


Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 1501 Ternate Ny. Yuni Jamet Nijo menyampaikan, Upaya mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi Stunting kita hadir di desa wilayah masing-masing tidak lain untuk membantu program pemerintah dalam rangka sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting. Angka anak stunting di indonesia jumlahnya masih sangat tinggi, begitu juga di wilayah Kodim 1501/Ternate masih banyak. Seperti di wilayah Ranting 05-04 Koramil 1501-04/Sahu masih terdapat 47 orang masing-masing berada di puskesmas Sahu dan puskesmas akelamo.


"Terkait hal diatas saya sebagai Ketua Persit KCK CAB XXIV Kodim 1501 Ternate menghimbau kepada seluruh yang ada diranting untuk melaksanakan penyuluhan stunting, pembagian pemberian makanan tambahan (PMT), pemberian vitamin utk mencegah stunting pada ibu hamil dan penimbangan bayi dan balita di masing-masing desa binaannya," Jelas Ny. Yuni Jamet Nijo.


Ditempat kegiatan penyuluhan salah satu pengurus persit Ny. Syarima juga sebagai tenaga kesehatan saat ditemui mengatakan, Kami sangat mendukung pendekatan dalam penanggulangan secara lintas sektor karena stunting (postur tubuh pendek/kerdil) tidak bisa diatasi oleh peran sektor kesehatan saja tetapi harus kita lakukan secara bersama sama dan ini tugas kita semua.


"Secara rutin kita laksanakan penyuluhan stunting, pembagian pemberian makanan tambahan, pemberian vitamin utk mencegah stunting pada ibu hamil dan penimbangan bayi serta menghimbau agar cegah pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur, karena bila seorang wanita menikah terlalu dini dari segi umur tidak memenuhi standart, apalagi dari segi pengetahuan merawat anak, pasti juga tidak memiliki pengetahuan yang cukup. Kalau bisa, seorang wanita menikah minimal berusia 18 tahun"


Kita semuanya harus bergerak serentak, bagi yang umurnya masih di bawah 18 tahun dan sudah terlanjur menikah, yang utama di sampaikan bahwa pentingnya menjaga kandungan. Itu sebenarnya sebelum pernikahan harus ada pengetahuan yang di sampaikan, juga pentingnya gizi seorang ibu hamil terhadap anak, " Mari kita bersama-sama bekerja untuk cegah stunting," Pungkasnya.

Selain penyuluhan persit Ranting 05-04 Koramil 04/Sahu juga memberikan vitamin dan makanan tambah gizi



Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments