![]() |
Kodim 1501/Ternate, Halbar - Puncak peringatan HUT Infantri ke 74 Tahun 2022 di peringati dengan menggelar upacara pemberangkatan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) yang dipimpin langsung Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Jamet Nijo, S.Sos bertempat di bertempat di Lokasi Festifal Teluk Jailolo (FTJ) Desa Gufasa,Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Minggu (18/12/2022).
Peleton beranting yang dilepas oleh Dandim 1501/Ternate itu adalah yudha Wastu Pramuka Jaya dari Yonif RK 732/Banau terdiri atas dua pucuk senjata LE dengan sangkur terhunus, empat buah Tabung berisikan Sumpah, Amanat, ikrar korp infanteri, dan perintah kilat Panglima besar bapak Jenderal Soedirman , satu bendera lambang Korps Infanteri, satu bendera lambang Kodam XVI/Pattimura, satu tas berisikan Adminstrasi, Kelompok simbol satu regu, ton inti, kawal depan dan kawal belakang.
Dimulai dari etape pertama Desa Gufasa dan istirahat Desa Acango ( lapangan Sasado) dilanjutkan etape kedua dari Desa Acango dan finish di Desa Ds. Porniti (Mako Yonif RK 732/ Banau).
Sebagai Irup Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Jamet Nijo, S.Sos membacakan amanat Pangdam XVI/ Pattimura, Bahwa kegiatan gerak jalan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan Hari Infanteri yang jatuh pada tanggal 19 Desember merupakan tradisi prajurit Korps
Infanteri untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah 74 tahun silam. Perlu diingat satu peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Korps Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi Agresi Militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948. Dengan melaksanakan perang rakyat semesta dimana pasukan-pasukan yang hijrah melaksanakan aksi wingate (infiltrasi) dengan cara long march kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk kantong-kantong kekuatan sebagai titik-titik kuat pertempuran gerilya.
"Penyelenggaraan Tonting kali ini, sasaran yang diinginkan adalah terwujudnya rasa kebanggaan prajurit Infanteri, terukurnya kebugaran jasmani, terciptanya militansi, jiwa korsa, patriotisme dan semangat pantang menyerah serta yang paling utama adalah terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat"
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai “Lawamena Haulala” Maju Terus Pantang Mundur," Amanat Pangdam.
Saat ditemui awak media Dandim 1501/Ternate mengatakan, Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya merupakan salah satu tradisi Korps Infanteri yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan nilai-nilai kejuangan, patriotisme, semangat kebanggan korps Infanteri, jiwa korsa, soliditas dikalangan prajurit Infanteri dan mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
“Inilah momen yang sangat baik bagi para Prajurit TNI -AD Khususnya Korps Infanteri untuk meneladani nilai-nilai dan semangat perjuangan serta militansi Panglima Besar Jenderal Sudirman sebagai seorang “Prajurit” yang rela berkorban demi nusa dan bangsa, berjuang tanpa pamrih serta senantiasa dekat dengan rakyat,” Jelas Dandim.
![]() |
![]() |
| Pasukan upacara Yuda Wastu Pramuka |



