Potensi Legit Minyak VCO Sulamadaha Sertu Suryadin Babinsa Koramil 1501-02/Pulau Hiri Beri Pelatihan Warga - SUARA INDO SATU

Rabu, 16 November 2022

Potensi Legit Minyak VCO Sulamadaha Sertu Suryadin Babinsa Koramil 1501-02/Pulau Hiri Beri Pelatihan Warga

Virgin Coconut Oil Produksi Sertu Suryadin Babinsa Koramil 1501-02/Pulau Hiri Kodim 1501/Ternate bersama warga Kelurahan Sulamadaha.


Kodim 1501/Ternate, Ternate - Upaya meningkatkan perekonomian warga binaan, Babinsa Koramil 1501-02/Pulau Hiri Kodim 1501/Ternate Sertu Suryadin memberikan pelatihan pembuatan minyak Virgin coconut oil (VCO) bertempat di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate. Rabu (16/11/2022).


Kelurahan Sulamada merupakan salah satu Kelurahan yang terletak di Kecamatan Ternate Barat tepatnya di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan observasi salah satu anggota Babinsa yaitu Sertu Suryadin bahwa masyarakat Sulamadaha mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan yang mana pekerjaan yang mereka tekuni adalah gaji atau pendapatan yang tidak menentu. 


Kelurahan Sulamada yang subur dengan kekayaan alam yang melimpah. Diantaranya adalah Pohon Kelapa, namun kurangnya skill serta pengetahuan masyarakat menjadikan sumber daya alam tersebut belum termanfaatkan secara maksimal.


Tetapi tidak ditangan Babinsa Sertu Suryadin Koramil 1501-02/Pulau Hiri, Dengan kemahirannya dalam mengolah buah kelapa menjadi minyak Virgin coconut oil (VCO) ia berhasil meningkatkan perekonomian warga binaannya. VCO merupakan minyak kelapa murni yang terbuat dari daging kelapa segar yang diolah tanpa adanya pemanasan, sehingga kandungan yang penting dalam minyak tetap dapat dipertahankan.


Babinsa berikan pengetahuan tentang cara memproduksi VCO dari proses awal produksi sampai dengan siap edar.


Hadirnya Sertu suryadin menjadi berkah tersendiri bagi warga binaannya, disamping kesibukannya sebagai seorang Babinsa ia juga merangkul petani kelapa untuk diberikan pelatihan pembuatan minyak VCO. Kepada warga yang mengikuti pelatihan, Babinsa Sertu Seryadin menyampaikan cara proses pembuatan minyak VCO yaitu Dari kelapa kering yg kwalitas bagus, kemudian dikupas sampai tinggal dagingnya yang warna putih. Daging kelapa segar diparut kemudian diperas untuk diambil santannya. Lalu santan didiamkan, pengendapan pertama selama 2-3 jam untuk menunggu sampai terpisah menjadi dua bagian, yaitu krim santan dan air santan"


"Kemudian santan murni diendapkan lagi 8-12 jam dengan suhu ruangan sampai terjadi pemisahan antara ampas minyak dengan minyak murni, setelah itu minyak murni diangkat, kemudian disuling bisa dengan manual atau mesin. Jadilah minyak VCO siap dikemas dan dipasarkan," Jelas Babinsa.


Kasiat dari minyak VCO tersebut yaitu untuk mengatasi kolesterol ,diabetes ,hepatitis, mencegah kanker, penyakit TBC ,influensa, prostat dan penyakit jantung. Jadi dengan adanya pelatihan tentang pembuatan minyak dari kelapa ini diharapkan warga dapat menambah penghasilan dan bisa mengkonsumsinya tanpa membeli ditoko melainkan bisa membuat sendiri.


Marni (45) salah satu warga yang mengikuti pelatihan menyampaikan, Bahwa dirinya sangat senang dengan hadirnya Babinsa untuk memberikan pelatihan pembuatan minyak VCO ini, karena disamping teori yang disampaikan juga langsung praktek ditempat sehingga cepat dimengerti. Berkat semangat dari Babinsa, kini bisa membawa perekonomian warga lebih meningkat sehingga tercipta kesejahteraan hidup bagi warga," Terangnya.


Dipilih metode pengaraman ini karena prosesnya tanpa pemanasan seperti pada pembuatan minyak tradisional, sehingga minyak yang diperoleh bisa tahan lama, lebih dari satu tahun karena prosenya tanpa pemanasan. pada pembuatan minyak kelapa tradisional, keuntungan dari proses ini minyak yang diperoleh bisa tahan sampai dua tahun tanpa menjadi tengik.


Kualitas terbaik VCO dihasilkan oleh Sertu Suryadin dan Warga Sulamadaha.



Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments