Tak Pernah Kendor Perjuangan Babinsa Koramil 1501-05/Ibu Dan Warga Dalam Bangun Jembatan Gantung - SUARA INDO SATU

Selasa, 14 Juni 2022

Tak Pernah Kendor Perjuangan Babinsa Koramil 1501-05/Ibu Dan Warga Dalam Bangun Jembatan Gantung

Program Karya Bakti Skala Besar yang dilaksanakan Kodim 1501/Ternate,terdiri dari berbagai sasaran yang tersebar salah satunya pembangunan jembatan gantung diwilayah Koramil 1501-05/Ibu didesa Togola Sanger, Kecamatan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat

Halbar - Program Karya Bakti Skala Besar yang dilaksanakan Kodim 1501/Ternate,terdiri dari berbagai sasaran yang tersebar salah satunya pembangunan jembatan gantung diwilayah Koramil 1501-05/Ibu didesa Togola Sanger, Kecamatan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat. Selasa (14/06/2022).

Dalam program Karya Bakti Skala Besar Kodim 1501/Ternate memberi kebahagiaan tersendiri bagi warga desa Togola wayoli,togola Sanger,Naga,Kieici, dan Maricango Kecamatan Ibu Utara karena tak lama lagi bisa menggunakan jembatan gantung didesa Togola Sanger, mereka gotong royong bersama Babinsa Koramil 1501-05/Ibu dan relawan desa membangun jembatan yang amblas karena banjir.



Dandim 1501/Ternate Kolonel Inf Adi Sabarudin S.Sos menyampaikan, Memang sudah menjadi kewajiban Aparat teritorial selalu hadir dalam setiap kesulitan masyarakat,sekaligus menjadi solusi. Seperti yang terkandung dalam 8 wajib TNI "Senantiasa menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya" untuk itu kita Kodim 1501/Ternate hadir dalam pembangunan jembatan gantung untuk mengatasi kesulitan warga binaan". Jelas Dandim.

Babinsa 05/Ibu yang melaksanakan gotong royong dalam mengerjakan jembatan mengatakan, Bahwa pembangunan jembatan mulai dilakukan dibantu warga pada 30 Mei - 29 Juni mendatang, Warga antusias dan selalu ikut gotong royong demi bisa mempermudah akses mereka dalam aktifitasnya sehari-hari.

Tiap hari jumlah warga yang membantu bahkan hingga 30 orang,apa saja mereka lakukan yang penting bisa memberikan kontribusi pembangunan jembatan.


"Tiap hari ada yang bantu, antusias masyarakat, setiap hari gotong royong rutinnya 20-30 orang". Ujar Babinsa.

"Tantangan pembangunan jembatan adalah hujan dan banjir karena jembatan tersebut membelah Sungai yang lebar, Babinsa dan tim relawan desa yang biasa membangun jembatan gantung ini sering mendapatkan kendala karena sering hujan,akan tetapi tidak menyurutkan semangat mereka dalam bekerja demi cepat terselesainya jembatan"


"Jembatan yang terus dikebut ini secara gotong royong sudah mencapai 50% dalam pengerjaannya"

"Di lokasi jembatan, warga memang terlihat membantu sesuai dengan keahlian masing-masing. Pembangunannya dikebut agar warga bisa memanfaatkan pada saat panen hasil perkebunan tiba,Ada yang terlihat mengangkat batu, mengaduk semen, memotong kayu dan melakukan finishing bangunan"

"Jembatan di desaTogola Sanger ini adalah adalah akses utama warga dalam aktifitas kekebun atau kedesa lainnya, terkadang mereka harus bertaruh nyawa untuk menyeberangi derasnya sungai,tidak jarang mereka tak bisa lewat apabila hujan turun dan terjadi banjir". Tambah Babinsa.

Bapak Marsel salah satu warga yang ikut gotong royong menyampaikan, Terimakasih kepada Babinsa 05/Ibu yang begitu semangat tanpa mengenal lelah dalam gotong royong pembuatan jembatan ini,warga pun lebih antusias dan semangat karena kehadiran Babinsa yang mau bekerja bersama masyarakat. Semoga jembatan ini cepat terselesaikan sehingga memberikan kemudahan dalam masyarakat beraktifitas sehari-hari sehingga memberikan dampak pada perekonomian warga". Ungkapnya.
Antusias Babinsa dan masyarakat dalam pembangunan jembatan gantung prpgram karya bakti skala besar

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments