Halbar - Dalam Permudah akses transportasi warga, Babinsa Koramil 1501-05/Ibu Kodim 1501/Ternate bersama warga terus kebut dalam kerja bakti pembuatan Jembatan Gantung dalam Kaya Bakti Skala Besar didesa Togola Sanger yang menghubungkan 6 desa diKecamtan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat. Rabu (22/06/2022).
Kegiatan kerja bakti pembangunan jembatan gantung yang dilaksanakan didesa Togola Sanger di motori langsung oleh Danramil 05/Ibu Lettu Inf Djalil Tuarita beserta Babinsa Koramil 05/Ibu dengan gotong royong bersama relawan dari warga sekitar dengan menggandeng tim Vestical Resque dari Bandung
Berharap cepat selesainya pembangunan jembatan gantung,warga Kecamatan Ibu Utara dengan semangat melaksanakan gotong royong pembangunan dalam jembatan gantung.
Danramil 05/Ibu Lettu Inf Djalil Tuarita menyampaikan, Bahwa Jembatan gantung yang dalam proses pengerjaan ini adalah satu-satunya akses warga dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari"
"Karya Bakti Skala Besar Ini adalah wujud perhatian TNI kepada kesulitan yang dirasakan masyarakat dikerjakan dengan gotong royong sehingga dapat meringankan kesulitannya serta terbina Kemanunggalan TNI dan Rakyat". Jelas Danramil.
Dalam proses pengerjaan jembatan gantung yang menghubungkan 6 desa yaitu desa Togola sanger,desa Naga, desa Kieici,desa Maricango dan
Togola wayoli ini sudah mencapai 85% yang sebentar lagi selesai dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat.
Kepala Desa Togola Sanger yang hadir dan warga sangat antusias dan semangat dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Ucapan terimakasih sekali diungkapkan Kepala desa kepada Babinsa Koramil 05/Ibu yang ikut turun membantu dalam pembuatan jembatan gantung ini.
“Kehadiran Babinsa tentunya menjadi penyemangat warga kami,sehingga dalam bekerja lebih semangat,apalagi Babinsa dengan semangatnya sehingga menambah kekompakan masyarakat. Semoga kehadirannya menjadi motivasi warga agar pembangunan jembatan yang menghubungkan 6 desa ini cepat selesai". Ungkap Kepala Desa
Sementara itu, Babinsa Togola Sanger juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana Babinsa agar lebih dekat dengan warga binaan. Serta guna menumbuhkan semangat kegotongroyongan warga"
“Kegiatan ini menumbuhkan kegotongroyongan, kebersamaan, kepedulian dan merupakan sarana silaturahmi kita dengan semua warga. Dengan silaturakhim maka akan tercipta kerukunan warga antar masyarakat desa serta dengan Babinsa". Ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Babinsa juga berpesan, setelah dibangunnya jembatan ini nantinya warga 6 desa bisa menjaga dan merawat sarana transportasi warga agar bisa bertahan lama dan bermanfaat untuk warga dan masyarakat secara umum. “Kita bangun bersama dan setelahnya juga harus kita jaga dan kita rawat bersama agar jembatan ini awet dan bertahan lama". Tambah Babinsa.